Me and Technology

Judul diatas adalah tema yang dipilih mba Eka untuk arisan rumbel Menulis kali ini …

Hmmmh, karena sedang baca buku ‘Management Gadget’ jadi saya akan menulis tentang saya dan gadget aja yak.

Beberapa tahun lalu, saat teman-teman mungkin sudah punya BlackBerry saya masih setia dengan handphone seken yang kata teman saya kayak uleg-uleg haha, saya cuek aja yang penting bisa dipakai googling hihi. Punya facebook tapi cuma dilirik-lirik bentar aja, hampir ga pernah update status.

Then, tepatnya 5 tahun lalu saat rencana resign dari kantor, pas hamil Ai dan saya mulai sedikit-sedikit melirik bisnis online, mengenal apa itu personal branding, mulai interaksi dengan handphone bertambah, bahkan setelah resign dan ‘kerja dirumah’ alokasi waktu online saya makin banyak, ya handphone ya komputer, setiap ada waktu luang mesti lagi online, meluangkan waktu malah.

Handphone di-upgrade sama suami demi kelancaran bisnis, waktu saya di depan gadget (handphone atau komputer) secara intens bisa 6-8 jam sehari, belum termasuk menggenggam handphone saat menyusui atau dibawa ke dapur untuk masak. Saat itu laptop juga ada meski jarang digunakan, lalu mati total dan ga dibelikan gantinya, gemes juga kadang karena pakai komputer ga bisa se-mobile pakai laptop.

Senjata saya saat ‘bekerja’

Hingga suatu hari, saya ikut Matrikulasi IIP, pertengahan 2016, ketampar dengan materi ke 7 tentang “Rejeki itu Pasti, Kemuliaan yang kita cari”, membuat saya dan suami berfikir ulang tentang alokasi waktu saya untuk ‘membantu cari uang’ dengan peran utama sebagai ibunya anak-anak.

saat itu saya merasa lelah, kondisi hamil tua anak ke4, krucils serasa makin susah dikendalikan, makin sering tantrum (emaknya juga ikutan tantrum), mulai berfikir tentang mengurangi waktu bergadget dan menambah waktu berinteraksi dengan krucils.

Kami menetapkan sedikit waktu ‘gadget off time’ setiap Maghrib sampai Isya, Alhamdulillah ada sedikit kemajuan dalam membangun bonding dengan krucils, lalu meluangkan waktu membacakan buku untuk mereka setiap malam, efektif sekali ternyata, krucils kembali asyik dan happy.

Semua ada konsekuensinya, saat saya harus mengurangi waktu bergadget, bisnis online saya lambat laun omsetnya menurun, dan itu saya sadari sekali, Alhamdulillah seiring dengan pertambahnya pemahaman tentang peran saya di rumah sebagai pendidik utama krucils (dan bukannya tulang punggung financial) saya ikhlas menerima itu semua.

Peran berganti, setelah tidak fokus lagi dengan bisnis online, saya mengambil peran lebih banyak di Komunitas Ibu Profesional, …dan tantangan itu muncul lagi, saya harus segera mengatur strategi lagi bagaimana alokasi waktu terbaik untuk semua peran yang saya ambil. Masih jatuh bangun, bongkar pasang jadwal tapi semua insyaAllah sesuai kesepakatan bersama suami dan krucils.

Bagi saya teknologi, digital teknologi memang sangat membantu keseharian saya, tapi saya harus bisa mengaturnya dengan baik agar tidak ‘habis’ terlindas teknologi.

Erli Oktania
bekerjasama dengan teknologi, bukan bekerja untuk teknologi

Advertisements

5 thoughts on “Me and Technology

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s