jurnal fasil : Melatih Kemandirian Anak

Sekarang mama dan papa krucils ga perlu gantian makan xixi, kita bisa makan bareng 😉

Bicara tentang kemandirian anak lagi hehe, halah kayak yang sering aja nulis tentang kemandirian anak.

materi tentang kemandirian anak kali ini saya dapat lagi saat mengampu kelas Bunda Sayang batch 4, bertemu dengan ibu2 keren yang semangat banget mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat dalam melatih kemandirian anak2nya, eh ada juga mereka yang menerapkannya pada dirinya sendiri dulu, karena anak-anak butuh keteladanan,

yup “children see children do” bagaimana mungkin ibu yang tidak mandiri bisa melatih kemandirian anak2nya.

Materi ini memang pas banget didapat setelah materi dan tantangan ‘Komunikasi Produktif’ diselesaikan dengan baik, karena komunikasi yg produktif adalah tools utama yang diperlukan untuk memulai tantangan melatih kemandirian anak.

Untuk saya pribadi, materi kali ini pas banget saya butuhkan saat saya mulai lagi melatih (lebih tepatnya memberi kepercayaan) Lila dan Ale untuk berangkat ke Rumah Tahfidz sendiri (eh berdua maksudnya) dengan naik sepeda. Dan masih banyak kemandirian-kemandirian lain untuk mereka juga Ai dan Rara.

Alhamdulillah sudah hampir sebulan ini mereka bisa mandiri berangkat dan pulang Tahfidz, mereka happy dan enjoy karena bisa bersepeda dan tidak tergantung mama yang seringnya membuat mereka menunggu diantar-jemput (xixi emak sok sibuk), dan mamanya bisa punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan tugas domestik yang ga pernah surut xixi.

Then, hembusan informasi tentang penculikan anak marak sekali sliweran di beranda sosmed, emak mulai ketar-ketir, yang tadinya tenang anak mandiri jadi parno, telat sedikit sampai rumah sudah dag dig dug, lalu kata-kata dari bang Ical di salah satu kulwapp membuat saya tenang kembali.

“Berikan kegiatan-kegiatan yang membuat ia mandiri bukan ceramah-ceramah yang reaktif dan frontal. Turunkan ekspektasi tinggikan do’a dan niat dalam hati.

Yes, menurunkan ekspektasi mutlak perlu dalam proses melatih kemandirian anak, dan Do’a …tiada yang bisa melindungi mereka dari apapun selain Allah Yang Maha Kuasa.

Bismillah …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s